Versi-versi Windows
- Windows 1.0
- Windows 2.0
- Windows 3.0
- Windows 3.1
- Windows for Workgroups 3.1
- Windows for Workgroups 3.11
- Hibrida (16-bit/32-bit), berjalan tanpa MS-DOS (meski tidak sepenuhnya)
- Windows 95 (Versi: 4.00.950)
- Windows 98 (Versi: 4.1.1998)
- Windows 98 Second Edition (Versi: 4.1.2222)
- Windows Millennium Edition (Me) (Versi: 4.9.3000)
- Berbasis kernel Windows NT
- Windows NT 3.1
- Windows NT 3.5
- Windows NT 3.51
- Windows NT 4.0
- Windows 2000 (Versi: NT 5.0.2195)
- Windows XP (Versi: NT 5.1.2600)
- Windows Server 2003 (Versi: NT 5.2.3790)
- Windows Vista (Versi 6.0 Build 6000)
- Windows Server 2008 (Versi 6.1)
- Windows 7 (Versi 6.1 Build 7600)
- Windows 8 (Versi 6.2)
BERJALAN DI
ATAS DOS
Windows versi
ini masih menggunakan dos sebagai sistem operasinya. Diantaranya adalah :
WINDOWS 1.0
Microsoft Windows 1.0 merupakan versi pertama sistem operasi dalam dunia sistem operasi berbasis
Graphical User Interface (GUI)
yang dibuat oleh Microsoft Corporation
. Versi ini sebenarnya diluncurkan pertama kali pada tanggal 10 November 1983[2], tapi tidak pernah keluar ke pasar
publik sebelum bulan November 1985,
karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika pengembangan berlangsung.
Windows 1.x bukanlah merupakan
sebuah paket sistem operasi GUI—seperti halnya Apple
dengan Lisa
dan Macintosh-nya, tetapi hanya merupakan paket GUI
tambahan yang berjalan di atas DOS, karena itulah, nama kode yang
digunakannya adalah Interface Manager.
Windows 1.x menggunakan tampilan bitmap (device independent bitmap atau disingkat DIB) dan menambahkan mouse
sebagai satu lagi perangkat yang dapat digunakan untuk mengoperasikan Windows.
Windows 1.x juga mendukung multitasking antar banyak program. Hal ini tentu saja merupakan peningkatan
yang sangat penting jika dibandingkan dengan DOS, yang hanya dapat menjalankan
satu program saja (single-tasking)
pada satu waktu. Karena Windows 1.0 merupakan masih berbasiskan DOS, hanya satu
aplikasi saja yang boleh berjalan di muka (foreground application), sedangkan aplikasi yang berjalan di
latar belakang (background application)
diberhentikan secara sementara hingga pengguna mengaktifkannya kembali. Metode
ini disebut juga dengan cooperative
multitasking.
Pada versi pertama ini,
Microsoft mengintegrasikan banyak program tambahan, seperti Microsoft
Paintbrush, Write, Notepad, Calendar, Calculator, CardFile, dan juga Clipboard.
Game
yang disediakan pun hanya satu: Reversi.
Sebagai shell untuk mengatur berkas, digunakanlah MS-DOS
Executive. Fungsinya sama saja dengan kebanyakan shell yang beredar
di pasaran seperti Norton
Commander atau DOS
Shell, tapi MS-DOS Executive berjalan di atas Windows, sementara
kedua shell tersebut berjalan di atas DOS.
Windows versi 1.x juga mendukung
MS-DOS prompt
langsung dari Windows, sehingga pengguna tidak perlu keluar ke DOS terlebih
dahulu untuk menjalankan program DOS
WINDOWS 2.0
Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi
berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporation,
yang dirilis pada 9 Desember 1987 akibat kurang suksesnya Windows versi 1.0. Sebab Windows 1.0 kurang sukses
adalah karena kurangnya aplikasi yang mendukung Windows 1.x.
Windows 2.x mendukung penggunaan
kartu grafis dengan spesifikasi VGA (Video Graphics Array), sehingga dapat menampilkan resolusi hingga 640x480 pada kedalaman warna 4-bit
(16 warna). Selain itu, Windows 2.x juga mendukung
penggunaan prosesor Intel 80286,
prosesor pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area memori atau dikenal
dengan protected mode
meski tidak dapat melakukan switching kembali ke dalam real mode tanpa harus melakukan restart komputer.
Pengguna dapat menjalankan program
loader Windows yaitu berkas WIN.COM dengan tambahan switch /S untuk mode standar, dan /2 untuk mode 286.
Ketika Intel telah meluncurkan
prosesor Intel 80386 yang memiliki kemampuan protected mode dan juga dapat kembali
ke dalam real mode, Microsoft
pun meluncurkan Windows 2.03 for Intel 386 untuk mendukungnya. Versi Windows
2.03/386 dapat menjalankan banyak program DOS dalam MS-DOS
Prompt yang dimilikinya. Karena fitur-fitur ini,
banyak pengembang di luar Microsoft mengembangkan software yang mendukung
Windows 2.x, seperti Corel Draw
dan Adobe PageMaker.
Microsoft pun mengeluarkan Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows .
WINDOWS 3.0
Windows 3.0 merupakan versi ketiga dari sistem operasi berbasis graphical user interface yang dibuat
oleh Microsoft Corporation
yang dirilis pada tanggal 22 Mei 1990.
Windows 3.00 memiliki semua
kelebihan dari Windows 2.xx,
seperti dukungan untuk kartu grafis VGA (bahkan untuk kartu SVGA
atau XGA), icon
yang lebih kaya, dan GUI yang sedikit lebih manis dibandingkan dengan Windows
2.xx.
Windows 3.xx dapat menjalankan
banyak MS-DOS Prompt
dan aplikasinya secara multitasking,
karena lingkungan DOS Virtual
Machine dalam Windows 3.xx sedikit dirombak oleh Microsoft. Windows
3.xx dapat menggunakan memori di atas 640 KB (dalam DOS, range alamat memori
dari 0 Byte hingga 640 kilobytes disebut dengan conventional
memory, di mana semua aplikasi berjalan) sehingga para pengembang
pun dapat mengembangkan aplikasi yang lebih kuat karena memiliki memori yang
jauh lebih tinggi dibandingkan 640 kilobytes batasan DOS.
Salah satu penyebab populernya
Windows 3.00 adalah karena Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) untuk Windows 3.00, sehingga para
pengembang akan lebih mudah dalam menulis dan mengembangkan aplikasinya untuk
Windows. Setelah versi 3.0 diluncurkan, banyak pengembang memfokuskan untuk
mendesain banyak aplikasi untuk Windows, tetapi yang paling berkembang dengan
pesat adalah driver perangkat keras untuk Windows 3.00. Windows 3.00
menggunakan arsitektur Virtual
Device Driver (VXD) yang dapat meminimalisasi ketergantungan setiap
driver untuk perangkat keras tertentu dengan menambahkan sebuah lapisan
(disebut virtual driver) antara hardware dan kernel
sistem operasi.
Windows 3.00 memang cukup sukses
di pasaran, tapi Windows 3.10 jauh lebih sukses dibandingkan dengan Windows
pendahulunya itu, bahkan disebut sebagai best-selling
GUI dalam sejarah. Microsoft meluncurkan Windows 3.10 pada tanggal 6 April
1992, dilengkapi dengan fitur multimedia (MIDI,
Wave, CD
Audio), dan TrueType
Font (TTF). Fitur multimedia yang disertakan menggunakan MCI (Media Control Interface), tapi hanya mendukung
tiga jenis media saja: MIDI Sequencer, Wave Audio, dan CD Audio; sedangkan
TrueType Font merupakan pelengkap fitur WYSIWYG beberapa aplikasi, sehingga para pengguna
dapat melihat hasil cetakan serupa dengan apa yang mereka lihat di layar.
Windows 3.10 juga mendukung
penggunaan kombinasi tombol Ctrl + Alt + Del—yang pada DOS dapat digunakan
sebagai tombol sakti untuk melakukan restart komputer sebagai tombol sakti
untuk menampilkan daftar aplikasi, atau menutup sebuah aplikasi, baik yang
sedang berjalan atau yang sedang tidak merespons.
Windows 3.10 juga telah
mendukung fitur drag-and-drop,
yang berarti pengguna tidak perlu melakukan operasi copy objek dari sebuah
tempat lalu mem-paste-kannya ke tempat tujuannya, melainkan cukup dengan
menyeret objek tersebut ke lokasi baru. Selain untuk objek seperti ikon atau
berkas, Windows 3.10 juga mendukung Objek OLE (Object Linking and
Embedding) untuk di-drag-and-drop dari satu lokasi ke lokasi
lainnya. OLE mengizinkan pengguna untuk memasukkan elemen dari sebuah berkas ke
dalam berkas lainnya (seperti memasukkan worksheet Microsoft Excel dalam dokumen Microsoft Word).
Selain Windows 3.10 untuk
pengguna rumahan biasa, Microsoft juga meluncurkan versi lain dari Windows
3.10, yaitu Windows 3.10 for Workgroups (disebut juga dengan Windows 3.10 WFW).
Sesuai dengan namanya, Windows WFW mendukung penggunaan secara native jaringan peer-to-peer antar komputer dengan
Windows WFW lainnya. Layanan yang diberikannya berupa berkas sharing dan
printer sharing. Selain itu juga, Microsoft menambahkan program mail client
(Microsoft Mail) dan workgroup scheduler (Microsoft Schedule+).
Setelah Windows 3.10 sukses di
pasaran, Microsoft tidak langsung berhenti di tempat begitu saja untuk
menikmati hasilnya: mereka malahan merevisi Windows 3.10 menjadi 3.11 dan
diluncurkan pada tanggal 8 November 1993. Sebagaimana namanya sebuah revisi,
Windows 3.11 tidak menambahkan fungsi atau fitur baru ke dalam Windows,
melainkan hanya memperbaiki bug yang terdapat dalam Windows 3.10 tersebut.
Windows 3.11 merupakan versi "gratis" yang dapat di-download dari
website Microsoft bagi yang sebelumnya memiliki versi 3.10, karena merupakan
versi upgrade saja. Bagi pengguna lain yang belum memiliki versi 3.10, maka
Microsoft mewajibkannya untuk membeli software tersebut, atau langsung membeli
versi 3.11 dengan harga yang sama dengan versi sebelumnya. Karena harganya yang
sama, Microsoft menarik Windows 3.10 dari pasaran dan menggantinya dengan
Windows 3.11.
Setelah cukup lama berada di
pasaran, Windows WFW 3.10 pun di-upgrade oleh Microsoft dengan Windows WFW 3.11
pada bulan Februari 1994. WFW ditujukan untuk mendukung jaringan LAN yang kala
itu sangat populer digunakan, meskipun protokol jaringan default yang digunakan
adalah NetBEUI, yang belum mendukung routing antar protokol internet-work
lainnya, seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Microsoft menyadarinya, dan memungkinkan
para pengguna untuk menambahkan protokol-protokol yang digunakan dalam jaringan
Local Area Network
seperti TCP/IP atau IPX/SPX secara manual.
WFW 3.11 juga dapat terkoneksi
ke domain Windows NT, atau workgroups biasa dan juga
mendukung Remote Administration Services (RAS). Selain itu
WFW juga mendukung jaringan yang dikepalai oleh NOS (Network Operating System) Novell
NetWare, karena pada tahun 1993-1994, Novell
merupakan perusahaan pembuat NOS yang terpopuler dan digunakan pada hampir 75%
pasar LAN—sisanya adalah UNIX dan Windows NT yang baru keluar.
Merupakan upgrade dari edisi sebelumnya, sudah tidak menggunakan dos
walaupun belum sepenuhnya. Edisinyaantara lain:
Windows 3.x
Windows 3.00 memang cukup sukses di pasaran, tapi Windows 3.10 jauh lebih
sukses dibandingkan dengan Windows pendahulunya itu, bahkan disebut sebagai best-selling GUI dalam sejarah.
Microsoft meluncurkan Windows 3.10 pada tanggal 6 April 1992, dilengkapi dengan
fitur multimedia (MIDI, Wave, CD Audio), dan TrueType Font (TTF). Fitur multimedia yang disertakan menggunakan MCI (Media Control Interface), tapi hanya mendukung tiga jenis media
saja: MIDI Sequencer, Wave Audio, dan CD Audio; sedangkan TrueType Font
merupakan pelengkap fitur WYSIWYG beberapa aplikasi, sehingga para pengguna
dapat melihat hasil cetakan serupa dengan apa yang mereka lihat di layar.
Windows 3.10 juga mendukung penggunaan kombinasi tombol Ctrl + Alt +
Del—yang pada DOS dapat digunakan sebagai tombol sakti untuk melakukan restart
komputer sebagai tombol sakti untuk menampilkan daftar aplikasi, atau menutup
sebuah aplikasi, baik yang sedang berjalan atau yang sedang tidak merespons.
Windows 3.10 juga telah mendukung fitur drag-and-drop, yang berarti pengguna tidak perlu melakukan operasi copy objek dari
sebuah tempat lalu mem-paste-kannya ke tempat tujuannya, melainkan cukup dengan
menyeret objek tersebut ke lokasi baru. Selain untuk objek seperti ikon atau
berkas, Windows 3.10 juga mendukung Objek OLE (Object Linking and Embedding) untuk di-drag-and-drop dari satu lokasi ke
lokasi lainnya. OLE mengizinkan pengguna untuk memasukkan elemen dari sebuah
berkas ke dalam berkas lainnya (seperti memasukkan worksheet Microsoft Excel dalam dokumen Microsoft Word).
Selain Windows 3.10 untuk pengguna rumahan biasa, Microsoft juga
meluncurkan versi lain dari Windows 3.10, yaitu Windows 3.10 for Workgroups
(disebut juga dengan Windows 3.10 WFW). Sesuai dengan namanya, Windows WFW
mendukung penggunaan secara native jaringan peer-to-peer antar komputer dengan Windows WFW lainnya. Layanan
yang diberikannya berupa berkas sharing dan printer sharing. Selain itu juga,
Microsoft menambahkan program mail client (Microsoft Mail) dan workgroup
scheduler (Microsoft Schedule+).
Setelah Windows 3.10 sukses di pasaran, Microsoft tidak langsung berhenti
di tempat begitu saja untuk menikmati hasilnya: mereka malahan merevisi Windows
3.10 menjadi 3.11 dan diluncurkan pada tanggal 8 November 1993. Sebagaimana
namanya sebuah revisi, Windows 3.11 tidak menambahkan fungsi atau fitur baru ke
dalam Windows, melainkan hanya memperbaiki bug yang terdapat dalam Windows 3.10
tersebut. Windows 3.11 merupakan versi "gratis" yang dapat
di-download dari website Microsoft bagi yang sebelumnya memiliki versi 3.10,
karena merupakan versi upgrade saja. Bagi pengguna lain yang belum memiliki
versi 3.10, maka Microsoft mewajibkannya untuk membeli software tersebut, atau
langsung membeli versi 3.11 dengan harga yang sama dengan versi sebelumnya.
Karena harganya yang sama, Microsoft menarik Windows 3.10 dari pasaran dan
menggantinya dengan Windows 3.11.
Setelah cukup lama berada di pasaran, Windows WFW 3.10 pun di-upgrade oleh
Microsoft dengan Windows WFW 3.11 pada bulan Februari 1994. WFW ditujukan untuk
mendukung jaringan LAN yang kala itu sangat populer digunakan, meskipun
protokol jaringan default yang digunakan adalah NetBEUI, yang belum mendukung routing antar protokol internet-work lainnya, seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Microsoft menyadarinya, dan memungkinkan para
pengguna untuk menambahkan protokol-protokol yang digunakan dalam jaringan Local
Area Network seperti
TCP/IP atau IPX/SPX secara manual.
WFW 3.11 juga dapat terkoneksi ke domain Windows NT, atau workgroups biasa dan juga mendukung
Remote Administration Services (RAS). Selain itu WFW juga mendukung
jaringan yang dikepalai oleh NOS (Network Operating System) Novell NetWare, karena pada tahun 1993-1994, Novell
merupakan perusahaan pembuat NOS yang terpopuler dan digunakan pada hampir 75%
pasar LAN—sisanya adalah UNIX dan Windows NT yang baru keluar.
Windows for Workgroups
Windows for Workgroups adalah versi Windows 3.1 yang dirilis pada tahun bulan Oktober 1992 yang sudah tercakup di dalamnya komponen jaringan komputer. Selanjutnya, Microsoft juga mengembangkan update Windows for Workgroups menjadi versi 3.11, yang dirilis pada bulan Desember 1993.
Microsoft Windows 95 dan penerusnya
Windows 95
adalah sistem operasi
hibrida 16-bit/32-bit yang diproduksi oleh Microsoft. Windows 95 diperkenalkan ke publik pada
tanggal 14 Agustus 1995,
menyusul kampanye iklan yang agresif dari Microsoft.
Windows 95 diperkenalkan dengan
menggunakan rancangan menu "Start", menu inovatif untuk mengakses
grup program (pengganti Program
Manager), selain itu juga diperkenalkan Windows Explorer
sebagai pengganti File Manager,
dukungan plug-and-play,
dukungan program aplikasi MS-DOS dan Windows 16-bit
dan Windows 32-bit, dan dukungan bagi nama-nama berkas (file)
yang panjang, yang mendukung penamaan
hingga 256 karakter, dan browser
opsional Microsoft Internet
Explorer.
Windows 95 juga merupakan produk pertama yang
dikeluarkan oleh Windows pada tahun 1995.Di
dalamnya berisi Microsoft
Office 1995. Produk inilah yang membuat nama Microsoft Windows
besar. Tentu, Microsoft Windows 95 berdiri pada tahun 1995. Windows 98 adalah produk kedua yang diperkenalkan
oleh Microsoft Windows pada tahun 1998. Microsoft Windows 98 terdiri
dari 2 jenis, yaitu Microsoft Windows 98 dan Microsoft Windows 98 Second Edition. Microsoft
Windows ini memakai Mirosoft
Office 1997. Windows
Millennium Edition (ME) adalah produk ketiga Microsoft
Windows.Produk ini sebenarnya bagus,tetapi sayangnya, fitur keamannya mudah
diterobos. Dengan Windows Update, Microsoft ini dapat mengupgrade atau
menambahkan produk asli dari Microsoft Windows. ME sudah dilengkapi Internet Explorer 5.5, DirectX 8.0, Winamp versi
terbaru, dan tentunya, Windows Media Player
8. Microsoft
Windows 2000 adalah produk keempat Microsoft Windows.Versi ini jauh
berbeda dari Windows 95, 98, dan ME yang menggunakan Microsoft Office 1990-an.
Windows ini telah dilengkapi Microsoft
Office 2000. Terdapat versi biasa dan Professional. Ada 4 Service
Pack (SP). Selanjutnya Windows XP
,terdapat 2 versi,yakni Home dan Professional. Terdiri dari 3 SP. Tenggat
waktunya sampai tahun 2014. Microsoft ini menggunakan logo Microsoft
terbaru Plus DirectX 9.0, Media Player 9/10, Winamp 5/5.1, dan FireWall.
XP berdiri pada tahun 2002.Produk ini adalah produk yang banyak diminati
orang. Produk selanjutnya adalah Server
2003, OS ini adalah sebuah server.Tentu, berdiri pada tahun 2003,
sesuai namanya. Selanjutnya Windows Vista.
Terdiri dari 4 versi, Home Basic, Home Premium, Business, dan Ultimate. OS ini
berdiri pada tahun 2005 akhir. Selanjutnya adalah Windows 7. OS ini telah diluncurkan oleh Microsoft Corporation
pada tanggal 22 Oktober 2009.
WINDOWS
98
Windows 98 adalah sistem operasi Windows yang dikeluarkan Microsoft pada 25 Juni 1998.
Windows 98 merupakan pengembangan dari Windows 95, dan kemudian
diteruskan oleh Windows Me.
Masa dukungan penuhnya berakhir tanggal 11 Juli 2006
WINDOWS 98 First Edition
Windows 98 adalah penerus dari Windows 95, dengan tambahan dukungan AGP,
USB,
Plug and Play
yang lebih baik, sistem berkas FAT32 dan Internet Explorer versi 4.0. Windows 98 adalah
upgrade dari Windows 95. Seperti yang dideskripsikan sebagai sistem operasi,
“Works Better, Plays Better,” Windows 98 adalah versi windows pertama yang di
desain secara spesifik untuk konsumen.
WINDOWS 98SE
Windows 98SE menambahkan
dukungan pada Internet Explorer 5, NAT untuk berbagi koneksi Internet, Digital
Versatile Disk (DVD), Windows
Driver Model (WDM) yang menggantikan model Virtual
Device Driver (VxD) serta Windows NetMeeting 3. Sistem ini menganut
prinsip hibrida dengan dukungan kernel 16-bit/32-bit,
dan masuk pada famili Windows 9x.
WINDOWS
ME
Windows Me, Windows ME, atau Windows
Millennium Edition adalah sebuah versi Windows yang didesain khusus untuk
pengguna rumahan, dan ditujukan untuk menggantikan pasar sistem operasi sebelumnya, Windows 98. Windows ini dapat
berjalan tanpa bantuan MS-DOS. Windows sendiri adalah sistem operasi buatan Microsoft Corporation.
Seperti versi Windows sebelumnya, Windows Me merupakan
sistem operasi transisi antara 16-bit
ke 32-bit, sehingga semua program 16-bit dan 32-bit dapat didukung dengan baik.
Oleh Microsoft, Windows ME ini diluncurkan pada tanggal 14 September 2000
WINDOWS NT
Windows NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows
Server 2003, dan Windows Vista. Sistem operasi tersebut pada awalnya
mendukung beberapa platform mikroprosesor, dimulai dari Intel 80x86 (hingga sekarang), MIPS R4x00 (dihentikan pada versi Windows NT 4.0), Digital Equipment Corporation Alpha AXP (dihentikan pada versi Windows 2000 Beta 3), IBM PowerPC (dimulai dari versi Windows NT 3.51 dan dihentikan pada versi Windows NT
4.0), serta beberapa platform lainnya, seperti Clipper dan SPARC (tidak dirilis untuk umum, karena dibuat
oleh pihak ketiga, Intergraph). Saat ini, sistem operasi berbasis Windows NT hanya mendukung platform
Intel 80x86, Intel IA64 dan AMD64 (atau x64), sementara platform lainnya tidak
didukung lagi, mengingat kurangnya dukungan dari pihak ketiga untuk prosessor
tersebut.
Windows
NT sebenarnya dibangun dari puing-puing sisa pengembangan dari sistem operasi IBM OS/2
versi 3.0, di mana dalam pengembangan sistem operasi tersebut Microsoft dan IBM
melakukan pengembangan secara bersama-sama. Beberapa saat sebelum sistem
operasi tersebut rampung, Microsoft dan IBM mengakhiri hubungan mereka, dan
akhirnya proyek IBM OS/2 pun terbengkalai. Hal ini diakibatkan oleh kesuksesan
sistem operasi grafis yang berjalan di atas MS-DOS, Microsoft
Windows versi 3.0, yang terjual lebih dari
sejuta salinan dalam waktu kurang dari sebulan. Sistem operasi IBM OS/2 versi
3.0 ini memiliki nama kode NTOS/2. Dan akhirnya, Microsoft mengembangkan
Windows NT sendirian, tanpa dibantu oleh IBM.
Selanjutnya,
Microsoft merekrut beberapa orang pengembang sistem operasi dari Digital
Equipment Corporation (DEC), yang keluar dari perusahaan lama akibat kurang
puas karena proyek yang sedang dikerjakannya dihentikan secara paksa. Tim
pengembang tersebut dikepalai oleh David Neil Cutler,
Sr, yang juga terkenal dengan sistem
operasi VMS
dan RSX/11M dari DEC. Akhirnya, proyek NTOS/2 pun diubah namanya
menjadi WNT.
Selama
tiga tahun pengembangan, Windows NT pun akhirnya menjadi sistem operasi yang
benar-benar baru. Bebas dari kode 16-bit milik MS-DOS, mendukung operasi
32-bit, dan semua fitur yang ditawarkan oleh mikroprosesor 32-bit, seperti
dapat mengalamati memori hingga 4 Gigabyte, dan mode terproteksi. Selain itu,
Windows NT didesain agar kompatibel dengan sistem operasi terdahulu, seperti
MS-DOS (yang dijalankan dengan menggunakan teknik emulasi), IBM OS/2, dan
sistem operasi berbasis POSIX
(yang telah diubah kodenya untuk Windows 32-bit).
Edisi
Windows
NT diluncurkan dalam beberapa edisi, meskipun produk tersebut dibangun dari
kode sumber yang sama, yaitu sebagai berikut:
- Windows NT Workstation, yang dikhususkan untuk penggunaan pada workstation jaringan.
- Windows NT Server, yang dikhususkan untuk penggunaan pada server jaringan.
- Windows NT Enterprise Server atau Windows NT Advanced Server, yang sama-sama ditujukan untuk penggunaan pada server jaringan, tetapi menawarkan lebih banyak fungsi dan fitur daripada Windows NT Server standar.
WINDOWS NT 3.1
Windows NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit
dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem
operasi Windows 2000,
Windows XP, Windows Server 2003,
dan Windows Vista.
Sistem operasi tersebut pada awalnya mendukung beberapa platform mikroprosesor, dimulai dari Intel
80x86 (hingga sekarang), MIPS
R4x00 (dihentikan pada versi Windows NT 4.0), Digital Equipment
Corporation Alpha AXP (dihentikan pada versi Windows
2000 Beta 3), IBM
PowerPC (dimulai dari versi Windows NT 3.51 dan dihentikan
pada versi Windows NT 4.0), serta beberapa platform lainnya, seperti Clipper
dan SPARC (tidak dirilis untuk umum, karena
dibuat oleh pihak ketiga, Intergraph).
Saat ini, sistem operasi berbasis Windows NT hanya mendukung platform Intel
80x86, Intel IA64 dan AMD64 (atau x64), sementara platform lainnya tidak
didukung lagi, mengingat kurangnya dukungan dari pihak ketiga untuk prosessor
tersebut.
WINDOWS NT 4.0
Microsoft Windows NT 4.0
adalah versi kelanjutan (versi keempat) sistem operasi berbasis kernel
NT yang diluncurkan oleh Microsoft Corporation
pada 29 Juli 1996.
Sistem operasi ini dapat mendukung beberapa platform perangkat keras, mulai dari Intel
IA-32 (x86), PowerPC
dari IBM, MIPS,
dan DEC Alpha dari Digital Equipment
Corporation. Sama seperti halnya pendahulunya (Windows NT 3.51), Windows NT 4.0 ini
merupakan sistem operasi yang murni 32-bit,
yang mendukung beberapa aplikasi DOS,
OS/2 modus karakter, Windows 16-bit,
Windows 32-bit, serta aplikasi POSIX.
Karena merupakan sistem operasi 32-bit, Windows NT 4.0 mendukung hingga 4
gibibyte
Varian
Sistem operasi ini terdiri atas beberapa varian,
yakni:
- Windows NT 4.0 Workstation
- Windows NT 4.0 Server
·
Windows
NT 4.0 Enterprise Server
·
Windows
NT 4.0 Terminal Server
- Windows NT 4.0 Embedded Edition
Windows NT 4.0 Workstation adalah seri Windows NT
4.0 yang dibuat khusus untuk menjadi klien dari Windows NT 4.0 Server dan Windows NT 3.51 Advanced Server, atau juga dapat
digunakan sebagai stasiun
kerja yang berdiri sendiri (standalone workstation). Dibandingkan
dengan saudaranya, Windows 95,
jelas Windows NT 4.0 Workstation menawarkan berbagai kelebihan, seperti
dukungan memori yang lebih besar, multitasking yang lebih
baik, dan juga keamanan yang lebih kuat (penerapan group policy dan dapat
dikontrol secara terpusat melalui Windows NT 4.0 Server).
Seperti layaknya sistem operasi klien, jenis
Workstation hanya menawarkan beberapa layanan klien saja, seperti DHCP
Client, DNS Client,
dan lain-lain. Jenis Workstation juga dapat digunakan sebagai sebuah file server, meski hanya dapat melayani
hingga 10 buah koneksi secara simultan saja. Ketika klien 11 hendak mengakses
sistem yang bersangkutan, maka aksesnya akan ditolak hingga ada 1 buah slot
koneksi yang kosong untuk ia tempati.
Windows NT 4.0 Server
Windows NT 4.0 Server, dirilis pada tahun 1996, dirancang untuk
skala kecil sistem bisnis server.
Windows NT 4.0 Enterprise Server
Windows NT 4.0 Server,
Enterprise Edition, dirilis pada tahun 1997, adalah prekursor Perusahaan di
garis keluarga server Windows. Enterprise Server dirancang untuk permintaan
tinggi, jaringan lalu lintas tinggi. Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition
termasuk Service Pack 3. [3]
Windows NT 4.0 Terminal Server
Windows NT 4.0 Terminal Server
Edition, dirilis pada tahun 1998, memungkinkan pengguna untuk login jarak jauh.
Fungsi yang sama disebut Terminal Services di Windows 2000 dan kemudian rilis
server, dan juga kekuatan fitur Remote Desktop yang pertama kali muncul pada
Windows XP.
Windows NT 4.0 Embedded Edition
Windows NT 4.0 Embedded
(disingkat NTE) adalah sebuah edisi dari Windows NT 4.0 yang ditujukan untuk
komputer-powered peralatan utama, mesin penjual, ATM dan perangkat lain yang
tidak dapat dianggap komputer per se. Ini adalah sistem yang sama sebagai
standar Windows NT 4.0, tapi dikemas dalam database komponen dan dependensi,
dari mana pengembang dapat memilih komponen individu untuk membangun CD
disesuaikan pengaturan dan gambar boot hard disk. Windows NT 4.0 Tertanam
termasuk Service Pack 5. Hal digantikan oleh Windows XP Embedded.
Windows
2000
Windows 2000 (atau Windows
NT 5.0 build 2159) adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang merupakan versi pengembangan dari Windows NT versi 4.0, dikeluarkan oleh Microsoft tanggal 17 Februari 2000 di Amerika Serikat,
setelah beberapa kali mengalami penundaan peluncurannya.
Fitur
Windows 2000 menambahkan beberapa
fitur baru, yaitu:
- Active Directory yang baru
- Image Preview
- Browser Explorer yang baru, yaitu Internet Explorer 5.0.
- Dukungan untuk Microsoft DirectX. Sebelumnya dalam Windows NT 4.0 hanya mendukung akselerasi OpenGL saja.
- Windows Media Player 6.4 terintegrasi. Akan tetapi, versi Windows Media Player tersebut dapat diinstalasikan di dalam versi Windows NT 4.0.
- Plug And Play yang lebih canggih, sehingga memasang hardware tertentu dapat langsung berjalan tanpa harus melalui proses restart.
- Menggunakan driver untuk hardware berbasis Windows Driver Model atau dikenal juga dengan WDM.
- Dukungan untuk manajemen daya yang lebih baik, yaitu ACPI (Advanced Configuration and Power Interface) yang dapat menghemat daya, utamanya ketika digunakan pada komputer portabel seperti halnya laptop atau notebook.
- Terminal Service yang telah terintegrasi. Sebelumnya pada Windows NT 4, Microsoft meluncurkan sebuah versi Windows NT tersendiri yang disebut dengan Windows NT 4 Terminal Services.
Versi
Windows 2000 terbagi menjadi
beberapa versi, yaitu:
- Windows 2000 Professional, yang ditujukan untuk untuk menggantikan Windows NT Workstation 4.0
- Windows 2000 Server, yang ditujukan untuk menggantikan Windows NT Server 4.0
- Windows 2000 Advanced Server, yang ditujukan untuk menggantikan Windows NT Enterprise Server
- Windows 2000 Datacenter Server, yang merupakan sebuah kasta baru dalam sistem operasi Windows 2000, yang ditujukan sebagai pengelola pusat basis data yang sangat dibutuhkan dalam pasar korporat.
- Windows 2000 Limited Edition, yang didesain secara khusus untuk mikroprosesor Intel Itanium yang menggunakan arsitektur IA-64 dari Intel Corporation.
WINDOWS XP
Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan
desktop bisnis, laptop,
dan pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari
"Experience". Windows
XP merupakan penerus Windows 2000 Professional
dan Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi
Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001,
dan lebih dari 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006, menurut perkiraan seorang analis
IDC. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis untuk pengguna volume
license pada 8 November 2006,
dan di seluruh dunia untuk masyarakat umum pada tanggal 30 Januari 2007.
Banyak Original Equipment Manufacturer
(OEM) dan juga penjual ritel menghentikan produksi perangkat dengan Windows XP
pada tanggal 30 Juni 2008. Microsoft sendiri terus
menjual Windows XP melalui Custom-built
PC (OEM kecil yang menjual komputer rakitan) sampai dengan 31 Januari 2009.
Windows XP mungkin akan tetap tersedia bagi para pengguna korporasi dengan
volume licensing, sebagai sarana downgrade untuk komputer-komputer yang belum
siap menjalankan sistem operasi baru, Windows Vista Business Edition atau Ultimate
Edition atau Windows 7 Professional.
Windows XP tersedia dalam
berbagai macam edisi. Edisi yang paling umum dari sistem operasi Windows XP
adalah Windows XP Home Edition,
yang ditargetkan untuk pengguna rumahan, dan juga Windows XP Professional, yang menawarkan fitur-fitur tambahan
seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan
ditargetkan di pasar power user,
bisnis dan perusahaan klien. Sementara itu, Windows XP Media Center Edition
memiliki fitur multimedia
tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat film
DVD,
dan mendengarkan musik. Ada lagi Windows XP Tablet PC Edition
didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang
menggunakan stylus. Windows XP akhirnya dirilis untuk dua arsitektur tambahan
selain tentunya Intel i386, yang disebut dengan Windows XP 64-bit
Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64
(Itanium) dan Windows XP Professional x64 Edition
untuk prosesor berarsitektur x86-64.
Ada juga Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang
dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu, dan Windows XP
Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang. Pada pertengahan
2009, sebuah pabrik pertama mengungkapkan bahwa mereka memiliki sebuah telepon selular berbasis sistem operasi Windows
XP.
Versi Windows berbasis
arsitektur NT dikenal dengan stabilitas dan efisiensi yang lebih baik ketimbang
versi Windows 9x. Windows XP menyajikan antarmuka grafis yang dirancang ulang
secara signifikan, hingga perubahan tersebut dipromosikan oleh Microsoft
sebagai tampilan yang lebih user-friendly
dari versi Windows sebelumnya. Sebuah fasilitas manajemen software baru yang
disebut Side-by-Side
Assembly diperkenalkan untuk memperbaiki masalah "DLL Hell" yang sering muncul pada Windows 9x.
Windows XP juga merupakan versi pertama Windows untuk menggunakan aktivasi
produk "Windows Product Activation" untuk memberantas
pembajakan peranti lunak, meski hal ini menjadi kontroversi. Windows XP juga
telah dikritik oleh beberapa pengguna untuk kelemahan keamanan komputer, integrasi beberapa aplikasi
seperti Internet Explorer 6 dan Windows Media Player yang sangat ketat, dan
untuk aspek-aspek dari standar antarmuka pengguna. Versi dengan Service Pack 2,
Service Pack 3, dan Internet Explorer 8 dialamatkan beberapa kekhawatiran ini.
Selama pengembangan, proyek
pengembangan Windows XP ini dikenal dengan nama kode "Whistler", yang diambil dari
sebuah daerah di British Columbia,
karena banyak karyawan Microsoft
sering melakukan ski di Whistler-Blackcomb.
Berdasarkan data riset Net
Applications, Windows XP masih mencatat pangsa pasar 49,8 persen pada Juli
2011. Ini untuk pertama kalinya sistem operasi tersebut tercatat di bawah
pangsa pasar 50 persen. Hal tersebut karena naiknya popularitas Windows 7 yang sudah mencapai 29,7 persen.
Meski masih dominan, Microsoft
sebenarnya risau karena teknologi yang digunakan sudah bisa dikatakan uzur.
Bulan lalu, Microsoft merilis edaran buat para pengguna bahwa saat ini adalah
waktu yang tepat beralih dari Windows XP ke Windows 7. Microsoft akan mengakhiri dukungan
kepada Windows XP SP 3 pada April 2014..
Latar Belakang
Windows XP sebelumnya dikenal
dengan kode sandi "Whistler", yang mulai dikembangkan oleh para
pengembang Microsoft pada pertengahan tahun 2000-an. Bersamaan dengan proyek
ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium
Edition) yang dinamakan dengan kode sandi "Windows Neptune"
yang diproyeksikan sebagai "Windows NT versi rumahan".
Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi
kesuksesan Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan
untuk mengawinkan dua buah sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi
berbasis Windows NT dan sistem operasi berbasis Windows 9x)
ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita kenal sekarang dengan Windows XP.
Edisi
Windows
XP muncul dalam banyak jenis:
- Windows XP Professional
- Windows XP Home Edition
- Windows XP Media Center Edition
- Windows XP Tablet PC Edition
- Windows XP Starter Edition
- Windows XP Professional x64 Edition
- Windows XP Professional 64-Bit Edition for Itanium
Windows XP Professional
Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk
komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang
dikelola oleh Active Directory
milik Windows 2000 Server
atau Windows Server 2003.
Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada
Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.sas
Windows XP Home Edition
Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk
pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara
Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis
pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini
adalah dukungan jaringan,
di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak
pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada
pun sangat banyak, diantaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang
dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak
memiliki fitur Internet
Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang
lainnya.
Windows
XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu
Windows 98 dan Windows ME,
karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk
pengguna rumahan.
Windows XP Media Center Edition
Windows
XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk
perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya,
Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi
dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).
Windows XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet
PC. Bentuknya yang minimalis seperti
halnya Asisten
Digital Pribadi (Personal
Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook
atau laptop.
Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang
ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan
Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet
PC dilengkapi dengan layar sentuh.
Windows XP Professional x64
Edition
Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor
dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut
terbatas pada prosesor AMD
dengan arsitektur AMD64
seperti Athlon 64
dan Opteron.
Dari keluarga Intel
ada Intel Pentium 4
dengan ekstensi EM64T (Extended Memory
64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel
Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan
dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada
dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti
pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD
dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem
operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini
berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan
adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.
Windows XP Professional 64-bit
Edition for Itanium
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari
segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel
Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium
tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk
prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.
Perbedaan
fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap
prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan
kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain
untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan
program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
Aplikasi
yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang berguna bagi
komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi ilmiah.
Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia, Windows ini
tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya tidak dibekali
dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.
Windows
XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah
Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan
prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa
kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses
dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap
mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan
dukungannya oleh Microsoft.
Windows XP Starter Edition
Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan
ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language
Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun
beragam, mulai dari Bahasa
Indonesia, Melayu, Thailand, Turki,
Rusia, India,
Brazil,
hingga bahasa Amerika Latin
(Argentina,
Chili, Meksiko,
Ekuador, Uruguay,
dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP
Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena
sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.
Fitur dan Peningkatan
Windows
XP diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki kestabilan yang telah
ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi yang lebih baik
daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000 Professional. Hal ini
dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik manajemen software yang dapat
menghindari apa yang disebut dengan "neraka DLL" atau "DLL
HELL". Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak, hingga menjadi lebih
mudah untuk digunakan.
Berikut
ini adalah fitur dari Windows XP Professional (karena dianggap paling lengkap)
Dukungan terhadap sistem domain Active Directory
Active
Directory adalah sistem domain yang digunakan di dalam Windows Server 2000 dan
Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active Directory, sistem-sistem
Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja yaitu dari sistem yang
menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini sangat berguna jika
diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena akan menyederhanakan
semua proses autentikasi.
Peningkatan pengaturan kontrol
akses
Sebagai
sistem operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya Windows XP
telah dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur tersebut
digunakan untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak memiliki hak
akses terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah teknologi baru,
karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis UNIX, implementasi
fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih canggih dibandingkan
dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi akses dengan menggunakan
atribut file permission. Sistem
operasi sebelumnya, seperti Windows 9x, tidak dilengkapi dengan fitur ini,
sehingga setiap orang akan memiliki hak untuk mengakses setiap berkas tanpa
kesulitan.
Mendukung sistem berkas
terenkripsi (EFS)
Windows
XP memiliki sistem enkripsi EFS. Sistem ini merupakan sistem untuk memproteksi
data penting sehingga tidak dapat dibuka user lain apalagi komputer lain,
kecuali dengan membuka dengan kode. Sistem ini cukup handal meskipun tak
sehandal sistem pihak ketiga. File yang terenkripsi akan berubah warnanya menjadi hijau.
WINDOWS 2003
Windows Server 2003 merupakan
sebuah versi sistem operasi Microsoft Windows yang ditujukan untuk pasar server korporat. Nomor versi
internalnya adalah Microsoft Windows NT 5.2 build 3790.
Dulunya dikenal dengan .NET Server, Windows .NET Server, atau Whistler Server.
Sistem operasi ini merupakan kelanjutan dari sistem Windows 2000 Server.
Edisi
Windows Server 2003 terdiri atas
beberapa produk yang berbeda, yakni sebagai berikut:
- Windows Server 2003 Standard Edition
- Windows Server 2003 Enterprise Edition
- Windows Server 2003 Datacenter Edition
- Windows Server 2003 Web Edition
- Windows Small Business Server 2003
- Windows Storage Server 2003
Standard Edition
Windows Server 2003, Standard Edition adalah sebuah versi Windows Server 2003 yang benar-benar
"dasar", dengan fitur-fitur yang umumnya dibutuhkan oleh sebuah
server untuk melayani klien-kliennya di jaringan. Edisi ini diterbitkan untuk
menggantikan Windows 2000 Server dan Windows NT 4.0 Server yang telah lama
malang melintang.
Fitur yang diusung oleh Windows
Server 2003, Standard Edition adalah sebagai berikut:
- Fitur standar sebuah server: file service, print service, atau application server yang dapat diinstalasi (seperti Microsoft Exchange Server, SQL Server, atau aplikasi lainnya).
- Domain Controller server.
- PKI (public key infrastructure) server.
- Domain Name System (DNS).
- Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP).
- Windows Internet Name Service (WINS).
- Windows Terminal Services, meski kurang ideal untuk diimplementasikan dalam jaringan skala besar akibat adanya limitasi prosesor dan memori.
- Mendukung pembagian beban jaringan, meski tidak dapat digunakan sebagai sebuah cluster.
Dengan fitur-fitur di atas, Windows Server 2003 Standard
Edition jelas ditujukan sebagai fondasi bagi platform jaringan berbasis Windows
untuk lingkungan jaringan skala menengah ke bawah, atau sebagai server yang
ditujukan untuk mendukung server lainnya dalam jaringan yang lebih besar.
Windows Server 2003 Standard Edition mendukung hingga empat buah prosesor fisik
(prosesor logis dalam Intel HyperThreading akan dianggap sebagai satu prosesor fisik) dan mendukung
RAM hingga 4 Gigabyte, serta dapat mengalamati 4 Terabyte hard disk.
Enterprise Edition
Windows Server 2003 Enterprise Edition adalah sebuah versi Windows Server yang memiliku semua
fitur yang ditawarkan oleh Windows Server 2003 Standard Edition, ditambah
dengan fitur-fitur yang meningkatakan keandalan dan skalabilitas
layanan-layanannya. Windows Server 2003 Enterprise Edition ditujukan untuk
menggantikan Windows 2000 Advanced Server dan Windows NT 4.0 Enterprise Server
yang telah lama beredar. Windows Server 2003 Enterprise Edition menggandakan
dukungan prosesor jika dibandingkan dengan Windows Server 2003 Standard
Edition, dari 4 hingga 8 prosesor sekaligus. Selain itu, Enterprise Edition
juga mendukung prosesor 64-bit, seperti IA-64 dan x64.
Enterprise Edition memiliki
fitur-fitur berikut:
- Address Windowing Extension (AWE), yang mengizinkan sistem operasi agar mereservasikan hanya 1 GB dari memori fisik untuk digunakan oleh Windows, sehingga mengizinkan aplikasi menggunakan sisa 3 GB memori yang ada (dalam sistem x86, yang hanya mendukung 4 GB memori).
- Hot-Memory, yang mengizinkan penambahan memori ketika sistem sedang berjalan (meski hanya sistem-sistem tertentu yang mendukungnya)
- Non-uniform memory access (NUMA), yang mengizinkan Windows untuk mengakses bus-bus memori berbeda sebagai sebuah unit memori yang sama, sehingga mengizinkan delapan buah prosesor x86 yang hanya mendukung 4 GB mendukung hingga 32 GB memori (4 GB untuk tiap prosesornya).
- Teknologi Clustering, yang mengizinkan banyak server (hingga empat buah node) terlihat sebagai sebuah server oleh klien untuk kinerja atau keandalan.
- Terminal Server Session Directory, yang mengizinkan klien untuk melakukan koneksi ulang ke sebuah sistem terminal services yang didukung oleh server yang menjalankan terminal services. Sebagai contoh, dalam sebuah lingkungan dengan delapan server yang menjalankan terminal services, jika salah satu server mengalami kegagalan, klien akan secara otomatis membuat koneksi kembali ke sisa server (7) yang lainnya (yang masih berjalan dan memiliki slot klien).
Datacenter Edition
Windows Server 2003 Datacenter Edition adalah sebuah edisi dari Windows Server 2003 yang berbeda
dari dua versi lainnya yang telah disebutkan. Edisi ini tidak dapat diperoleh
secara ritel, dan harus didapatkan sebagai bagian dari kombinasi antara
perangkat keras server dari sebuah vendor, semacam Hewlett-Packard atau Dell.
Alasan mengapa hal ini diberlakukan adalah untuk menjaga agar sistem dapat berjalan
dengan sempurna (dengan hardware yang telah ditentukan oleh manufaktur serta
driver yang telah disertifikasi dapat menjadikan sistem jauh lebih stabil).
Umumnya, sebelum dijual kepada konsumen, manufaktur akan melakukan pengujian
terlebih dahulu terhadap server yang bersangkutan. Tujuannya agar uptime sistem yang bersangkutan
bertahan 99,999%, sehingga dalam satu tahun hanya 9 jam saja mengalami downtime.
Program-program yang disertakan dalam Windows Server 2003
Datacenter Edition berfokus pada keandalan sistem operasi. Microsoft membuat
beberapa persyaratan bagi OEM yang hendak menggunakan edisi dari Windows Server
2003 ini, yakni sebagai berikut:
- Semua perangkat keras yang dimasukkan ke dalam server harus memenuhi standar Microsoft dan lolos dari beberapa kali pengujian kecocokan (kompatibilitas), keandalan (reliabilitas). Hal ini diberlakukan terhadap semua perangkat keras, mulai dari prosesor, kartu jaringan, hard disk drive, dan komponen vital lainnya.
- Semua driver perangkat keras harus disertifikasi oleh Microsoft. Tentu saja, driver-driver tersebut harus lolos pengujian, yang mungkin dapat menghabiskan waktu lebih dari satu bulan
- Pengguna tidak dapat mengubah hardware server sesuka hatinya tanpa adanya pihak yang berwenang (customer support vendor server atau dari pihak Microsoft). Semua perubahan harus lolos pengujian yang disebutkan di atas.
Edisi ini mendukung hingga 32 buah prosesor (32-way SMP) dan memori hingga 64 GB pada sistem x86 serta mendukung
mesin yang dikonfigurasikan secara 128-way dengan partisi yang bersifat
individual. Dalam sistem IA-64, edisi ini mendukung hingga 64 buah prosesor dan
memori hingga 512 Gigabyte. Selain itu, edisi ini mendukung clustering hingga
delapan buah node serta pembagian beban
jaringan sebagai fitur standar, serta
memiliki Windows
System Resource Manager yang
mampu melakukan konsolidasi dan manajemen sistem.
Web Edition
Windows Server 2003 Web Edition adalah sebuah edisi dari Windows Server 2003 yang ditujukan
khusus sebagai web server, yang menaungi beberapa aplikasi web, halaman web,
dan layanan web berbasis
XML. Windows Server 2003 Web Edition
didesain sedemikian rupa, dengan menggunakan Internet Information Services (IIS) 6.0 sebagai infrastukturnya dan menggunakan teknologi
ASP.NET untuk menangani layanan web berbasis XML dan aplikasi web
lainnya.
Web
server modern saat ini umumnya tidaklah dibuat dari satu mesin dengan banyak
prosesor atau jumlah memori yang besar. Tetapi, umumnya dibentuk dari beberapa
komputer dengan 1 CPU atau 2 CPU dengan RAM yang mencukupi. Dalam kasus ini,
jika sebuah organisasi hendak menggunakan Windows Server 2003 Standard Edition,
maka akan terlalu mahal (dalam beberapa kasus, justru sistem operasi yang lebih
mahal daripada perangkat keras), sehingga beberapa organisasi pun berpaling ke
solusi open-source semacam Linux
atau Apache
(yang dapat berjalan di atas Windows atau Linux) daripada menggunakan IIS yang
hanya disediakan oleh Windows Server yang mahal. Sebagai respons dari kasus
ini, Microsoft pun merilis Windows Server 2003 Web Edition. Untuk menekan
harga, tentu saja ada yang dikorbankan: Windows Server 2003 Web Edition banyak
memiliki layanan yang dibuang, termasuk di atanranya Routing
and Remote Access, Terminal
Services, Remote
Installation Service (RIS), Service for
Macintosh, dan penaungan terhadap Active
Directory (tidak dapat dikonfigurasikan sebagai sebuah domain
controller, meski dapat dikoneksikan ke sebuah
domain Active Directory).
Windows Small Business Server 2003
Windows Small Business Server 2003, atau sering disebut sebagai Windows SBS, adalah sebuah edisi dari Windows Server 2003 yang
ditujukan untuk pasar jaringan kecil. Harganya pun lebih murah dibandingkan
dengan beberapa edisi lainnya, meski banyak yang dikorbankan, dalam teknologi
jaringan yang didukung, jenis lisensi, perangkat pengembangan, dan redundansi
aplikasi. Sebuah Windows Small Business Server 2003 hanya mendukung hingga 75
pengguna saja.
Windows
SBS didesain sedemikian rupa dengan fitur-fitur yang Microsoft anggap
dibutuhkan oleh jaringan skala kecil, yang akan diimplementasikan pada server
pertama mereka. Instalasi default-nya,
Windows SBS akan menginstalasikan Active Directory, sebuah situs SharePoint
Portal, dan Exchange Server. Selain itu, edisi ini juga menawarkan konfigurasi yang
lebih mudah dalam mengatur firewall DHCP dasar dan router NAT dengan
menggunakan dua buah kartu jaringan. Antarmuka manajemen sistem jaringan yang
digunakannya lebih mudah digunakan dibandingkan edisi Windows Server lainnya
bahkan oleh administrator yang baru sekalipun.
SBS
juga dirilis dalam versi lainnya, yang disebut sebagai Windows Small Business
Server 2003 Premium Edition yang mencakup semua fitur dalam Windows Small
Business Server 2003 Standard Edition ditambah SQL Server 2000 dan ISA
Server 2000.
Windows
Small Business Server 2003 memiliki beberapa keterbatasan, yakni sebagai
berikut:
- Hanya boleh ada satu komputer dalam sebuah domain yang dapat menjalankan Windows Small Business Server 2003.
- Windows Small Business Server 2003 harus berada di akar sebuah hutan Active Directory.
- Windows Small Business Server 2003 tidak dapat menerima trust dari domain lainnya.
- Windows Small Business Server 2003 hanya mendukung 75 pengguna.
- Windows Small Business Server 2003 tidak mendukung domain anak.
- Windows Small Business Server 2003 hanya mendukung terminal services dalam modus remote administration.
- Setiap server tambahan harus memiliki Windows Small Business Server 2003 Client Access License (CAL), yang dapat dikonfigurasikan untuk setiap pengguna atau setiap perangkat.
Storage Server
Windows Storage Server 2003 adalah sebuah edisi Windows Server 2003 yang didedikasikan
untuk layanan berbagi berkas dan berbagi alat
pencetak. Sama seperti halnya Windows Server
2003 Datacenter Edition, edisi ini juga tidak dapat diperoleh secara ritel.
Umumnya, edisi ini dapat diperoleh melalui OEM dalam perangkat Network Attached Storage (NAS). Perbedaan dari sistem Windows Server lainnya yang menyediakan
layanan berbagi berkas dan alat pencetak adalah bahwa Storage Server 2003 tidak
membutuhkan Client Access License (CAL).
WINDOWS VISTA
Windows Vista
adalah sistem operasi
berbasis grafis dari Microsoft
yang digunakan pada komputer
pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan
maupun bisnis, pada komputer laptop,
maupun media center.
Sebelum
diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22
Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama
Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British
Columbia, Kanada).
Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan demikian, peluncuran Windows
Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001
WINDOWS HOME SERVER
Windows Home Server, yang memiliki nama
kode pengembangan "Quatro," adalah sebuah versi sistem operasi Microsoft Windows yang dikembangkan dari Windows Server 2003
Service Pack 2 yang ditujukan sebagai file server untuk rumahan. Sistem operasi ini diperkenalkan pada
tanggal 7 Januari 2007
oleh Bill Gates pada saat konferensi Consumer
Electronics Show. Windows Home Server ditujukan sebagai solusi untuk
rumahan dengan banyak komputer PC yang terkoneksi untuk menawarkan fitur file sharing, backup otomatis, dan juga akses
secara jarak jauh.
Pada tanggal 16 Juli 2007, Windows Home Server akhirnya
dirilis dalam versi Release to Manufacture (RTM), dan secara resmi dirilis pada
tanggal 7 November 2007.
Pada tanggal 20 Juli 2008, Microsoft menawarkan Power Pack 1 untuk Windows Home
Server yang memperbaiki beberapa kekurangan Windows Home Server.
Beberapa Fitur Windows Home Server
Windows Home Server menawarkan
fitur-fitur sebagai berikut:
- Backup secara terpusat: Mengizinkan proses backup hingga 10 komputer PC, dengan menggunakan teknologi Single Instance Store untuk menghindari banyak salinan dari berkas yang sama, bahkan jika berkas tersebut berada di dalam banyak komputer PC.
- Pemantauan kesehatan komputer: Windows Home Server dapat memantau kesehatan semua komputer PC di dalam jaringan komputer, termasuk status dari anti virus dan juga firewall.
- File sharing: Menawarkan file sharing untuk komputer-komputer agar dapat menyimpan berkas dari jarak jauh, sehingga bertindak sebagai perangkat Network Attached Storage. Beberapa kategori juga disediakan untuk menyediakan beberapa tipe berkas, seperti Duments, Music, Pictures, dan Videos. Untuk pencarian yang lebih cepat, maka berkas-berkas tersebut diindeks secara otomatis.
- Printer sharing: Menawarkan fitur print server secara terpusat untuk menangani semua print jobs untuk semua pengguna.
- Shadow Copy: Mengambil keuntungan yang ditawarkan oleh Microsoft Volume Shadow Copy Services untuk membuat snapshot, yang dapat mengizinkan versi-versi berkas yang lebih lama dapat dikembalikan.
- Headless Operation: Windows Home Server tidak membutuhkan monitor atau keyboard untuk melakukan manajemen perangkat. Administrasi jarak jauh dilakukan dengan menggunakan aplkasi klien Windows Home Server Console yang disediakan dalam paket Windows Home Server. Fitur ini juga menawarkan koneksi Remote Desktop ke server saat dihubungkan ke LAN yang sama.
- Remote Access Gateway: Mengizinkan akses secara jarak jauh terhadap semua komputer yang terkoneksi di dalam jaringan melalui Internet.
- Media Streaming: Windows Home Server dapat melakukan streaming media ke sebuah perangkat Xbox 360 atau perangkat lainnya yang mendukung fitur Windows Media Connect.
- Data redundancy: Windows Home Server dapat melindungi terhadap kegagalan sebuah drive tunggal dengan melakukan duplikasi data melalui beberapa drive.
- Expandable Storage: Menyediakan sebuah ruangan penyimpanan tunggal yang bisa diperluas, sehingga kebutuhan untuk huruf drive menjadi tidak terlalu signifikan lagi.
- Bisa diperluas dengan menggunakan Add-In: Windows Home Server bisa diperluas dengan menggunakan Add-In, yang bisa dibuat oleh para pengembang perangkat lunak pihak ketiga untuk memperluas fitur-fitur dan fungsionalitas dari server. Add-in dapat dikembangkan dengan menggunakan Windows Home Server SDK, untuk menyediakan layanan tambahan kepada komputer klien atau bekerja dengan data yang telah tersimpan di dalam server. Add-in juga dapat berupa apliaksi ASP.NET, yang di-hosting di atas Microsoft Internet Information Services (IIS) di atas Windows Home Server.
- Server backup: Dapat melakukan backup terhadap berkas yang disimpan di dalam folder yang di-share di dalam server ke sebuah hard disk eksternal.
Teknologi
Windows
Home Server dibangun di atas basis kode yang sama dengan Windows Server 2003
Service Pack 2. Sistem operasi ini mencakup hampir semua teknologi yang ditemukan di dalam sistem operasi tersebut tapi
beberapa area telah dilimitasi untuk membuang beberapa kompleksitas yang tidak
dibutuhkan atau membatasi penggunaannya. Windows Home Server juga mencakup
beberapa kemampuan yang tidak dimiliki oleh Windows Server 2003, seperti:
Home Server Console
Karena
basis sistem operasi WHS dibangun dengan menggunakan kode dari Windows Server
2003 Service Pack 2, antarmuka konfigurasi didesain sedemikian rupa agar
bersifat cukup user-friendly,
sehingga WHS dapat diatur oleh orang yang tanpa pengetahuan administrasi server sebelumnya. Antarmuka
konfigurasi, yang disebut dengan Windows Server Console, dibuat sebagai
aplikasi Remote Desktop Protocol (RDP) di atas komputer PC jarak jauh--meski aplikasi
berjalan di atas server, tapi antarmuka pengguna
(user interface) di-render di
dalam sistem jarak jauh. Aplikasi klien Windows Home Server Console dapat
diakses dari semua komputer yang menjalankan sistem operasi Windows. Servernya
sendiri tidak membutuhkan kartu
grafis atau periferal komputer sama
sekali; server didesain agar hanya membutuhkan sebuah kartu Ethernet dan paling tidak satu buah komputer Windows XP atau Windows
Vista harus ada di dalam jaringan untuk melakukan administrasi.
Drive Extender
Windows
Home Server Drive Extender merupakan sebuah sistem replikasi berbasis berkas
yang menyediakan tiga kemampuan kunci:
- Redundansi dengan banyak hard disk, sehingga jika ada sebuah hard disk mengalami kerusakan, data yang disimpan di dalamnya tidak akan hilang.
- Perluasan media penyimpanan dengan cara mendukung semua drive hard disk (Serial ATA, USB, FireWire, SCSI, Serial Attached SCSI, IDE, atau yang lainnya), dan dapat dicampur dalam bentuk dan kapasitas yang berbeda-beda.
- Ruang nama folder tunggal (tidak membutuhkan huruf drive).
Backup dan restore komputer
Windows Home Server Computer Backup dapat secara otomatis melakukan backup terhadap semua
komputer di dalam sebuah rumah dan disimpan di dalam server dengan menggunakan
sebuah sistem berbasis image yang menjamin restorasi berbasis point-in-time,
baik untuk keseluruhan data dalam PC atau berkas atau direktori tertentu dari
dalam PC. Restorasi keseluruhan komputer dilakukan dengan menggunakan CD yang
bisa melakukan booting, sementara restorasi berkas dilakukan dengan menggunakan
perangkat lunak klien WHS yang mengizinkan pengguna untuk membuka backup dan
melakukan "drag-and-drop" berkas dari dalam image backup tersebut.
Fitur ini menggunakan teknologi Volume Shadow Services (VSS) di dalam komputer
klien untuk membuat backup berbentuk image dari sebuah komputer yang berjalan.
Karena proses backup beroperasi terhadap data pada level cluster, proses ini dapat dilakukan untuk meminimalisir jumlah data
yang ditransfer melalui jaringan dan pada akhirnya dapat disimpan di dalam
server. Proses ini mengizinkan server untuk menyimpan hanya satu kemunculan
data saja, tidak peduli apakah data tersebut berasal dari komputer lainnya,
dari berkas yang lain, atau bahkan data di dalam berkas yang sama.
Image
backup komputer tidak
diduplikasi di dalam server,
sehingga jika sebuah hard disk
server mengalami kegagalan, backup bisa hilang, dan tentu saja mesin sumber
harus ada dan berjalan dengan baik. Fitur "Server Backup" yang
ditambahkan dalam Power Pack 1 tidak mencakup duplikasi image backup.
Akses jarak jauh
Windows
Home Server juga menyediakan akses jarak jauh terhadap media penyimpanan dengan
menggunakan antarmuka web browser yang diamankan dengan menggunakan Secure Socket Layer
(SSL) melalui Internet.
Versi rilis dari WHS menawarkan akses terhadap antarmuka web dengan menggunakan
URL Windows Live
yang bisa diperoleh secara gratis (yang menggunakan fitur Dynamic DNS). Antarmuka Web juga dapat mengizinkan proses upload dan
download dari media penyimpanan server. Akan tetapi, ada batasan upload secara bertumpuk hingga 2 Gigabita.
WHS
juga bisa bertindak sebagai RDP
gateway, mengizinkan kontrol secara jarak jauh melalui Internet, oleh
mesin-mesin internal yang menjalankan sistem operasi yang didukung dalam
jaringan, seperti Windows XP Professional, Windows
XP Tablet PC Edition, Windows XP Media
Center Edition, Windows Vista
Business, Windows
Vista Enterprise, dan Windows Vista
Ultimate Edition. Antarmuka Web juga dapat melakukan
pembenaman (embedding) terhadap kontrol ActiveX Remote Desktop, untuk
menyediakan akses jarak jauh melalui antarmuka Web secara langsung. Sesi-sesi
jarak jauh juga dapat menggunakan Home Server Console untuk melakukan
konfigurasi server melalui Internet.
WINDOWS SERVER 2008
Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server
dari perusahaan Microsoft.
Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003.
Pada tanggal 15 Mei 2007, Bill Gates mengatakan pada konferensi WinHEC
bahwa Windows Server 2008 adalah nama baru dari Windows Server
"Longhorn".
Windows Server 2008 mendukung sistem klien dengan Windows Vista, mirip seperti hubungan antara Windows
Server 2003 dan Windows XP.
Versi Beta 1 dari sistem server ini pertama kali dikenalkan pada tanggal 27 Juli 2005, dan versi Beta 3-nya sudah
diumumkan pada tanggal 25 April 2007
yang lalu. Produk ini rencananya akan dipasarkan pada pertengahan kedua tahun
2007 ini. Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari
perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi
sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Windows Server 2008 dibangun dari
kode yang sama seperti Windows Vista; karenanya Windows Server 2008 memiliki
arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Karena Windows Vista, oleh
Microsoft, menawarkan kemajuan secara teknis dibandingkan dengan Windows versi
sebelumnya, maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga dimiliki oleh
Windows Server 2008. Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal
(IPv6, jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang
lebih mudah; diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang lebih baik; keamanan yang
lebih tangguh seperti BitLocker Drive Encryption, Address Space Layout
Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft
.NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message
Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga peningkatan
pada sisi kernel.
Fitur
Windows Server 2008 dibangun
dari kode yang sama seperti Windows Vista; karenanya Windows Server 2008
memiliki arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Karena Windows
Vista, oleh Microsoft, menawarkan kemajuan secara teknis dibandingkan dengan
Windows versi sebelumnya, maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga
dimiliki oleh Windows Server 2008. Contohnya adalah network stack yang ditulis
lagi dari awal (IPv6, jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan
keamanan); instalasi yang lebih mudah; diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang
lebih baik; keamanan yang lebih tangguh seperti BitLocker Drive
Encryption, Address Space Layout Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft .NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga
peningkatan pada sisi kernel.
Dari sisi perangkat keras,
prosesor dan perangkat memori
dimodelkan sebagai perangkat keras
Plug and Play, sehingga mengizinkan proses hot-plugging
terhadap perangkat-perangkat tersebut. Ini berarti, sumber daya sistem dapat
dibagi ke dalam partisi-partisi secara dinamis dengan menggunakan fitur Dynamic Hardware Partitioning, di mana setiap
partisi memiliki memori, prosesor, I/O secara independen terhadap
partisi lainnya.
WINDOWS 7
Windows 7 adalah rilis terkini Microsoft Windows yang menggantikan Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk pabrikan
komputer pada 22 Juli 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktober 2009,
kurang dari tiga tahun setelah rilis pendahulunya, Windows Vista.
Tidak seperti pendahulunya yang
memperkenalkan banyak fitur baru, Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar
Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan
perangkat keras komputer yang kompatibel dengan Windows Vista. Presentasi
Microsoft tentang Windows 7 pada tahun 2008
lebih fokus pada dukungan multi-touch
pada layar, desain ulang taskbar
yang sekarang dikenal dengan nama Superbar, sebuah sistem jaringan rumahan
bernama HomeGroup, dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang
disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti Windows
Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, tidak
disertakan lagi di Windows 7; kebanyakan ditawarkan oleh Microsoft secara
terpisah sebagai bagian dari paket Windows Live Essentials yang gratis.
Spesifikasi perangkat keras
Microsoft
telah mempublikasikan spesifikasi kebutuhan minimum perangkat keras untuk
Windows 7.
Persyaratan
tambahan untuk bisa menggunakan fitur tertentu:
- BitLocker memerlukan Trusted Platform Module (TPM) 1.2 dan membutuhkan USB flash drive untuk menggunakan BitLocker To Go.
- Windows XP Mode memerlukan tambahan memori 1 GB, kapasitas tambahan 15 GB cakram keras, dan CPU yang mendukung virtualisasi perangkat keras, seperti teknologi AMD-V atau Intel VT.
·
Pembatasan
memori
·
Windows 7 tidak bisa digunakan
dengan jumlah memori yang terpasang melebihi kemampuannya. Jumlah ini berbeda
di setiap versi Windows 7, dan juga berpengaruh pada arsitektur yang dipakai
(apakah 32-bit atau 64-bit).
Pembatasan prosesor multi-inti dan pembatasan multi-prosesor
Jumlah maksimal inti prosesor
dalam satu buah komputer yang didukung oleh Windows 7 adalah 32 inti untuk
32-bit, dan 256 untuk 64-bit. Jumlah maksimal dari prosesor (secara fisik) pada
sebuah komputer yang didukung oleh Windows 7 adalah: 2 untuk Professional,
Enterprise, dan Ultimate; 1 untuk Starter, Home Basic, dan Home Premium.
WINDOWS 8
Windows 8 adalah nama kode untuk versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop,
netbook, tablet PC, server,
dan PC
pusat media.[3] Sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86
tradisional buatan Intel dan AMD.
Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada peralatan layar sentuh selain mouse
dan keyboard. Sehingga Windows 8 di desain untuk
perangkat Tablet sentuh.
Microsoft secara resmi
mengumumkan jadwal perilisan sistem operasi terbaru, Windows 8 pada 26 Oktober
2012, bersamaan dengan peluncuran komputer perdana yang menggunakan Windows 8.[4]
Microsoft telah megeluarkan
versi Release Preview, untuk dicoba di seluruh dunia dan di tampung komentar
mereka untuk pembangunan Windows 8 menjadi lebih baik [1] Microsoft pun kini telah mengeluarkan Windows
8 Enterprise yang memiliki fitur paling lengkap di antara versi Windows 8
lainnya, seperti layar mulai yang memiliki pilihan latar belakang yang lebih
banyak dan penuh warna.
Pada 29
Februari 2012 Microsoft juga telah merilis Versi
Consumer Preview sebelum di keluarkannya versi beta pada bulan Maret 2012 [5] Microsoft juga telah merilis Versi
Release Preview , ini merupakan versi terakhir percobaan Windows 8, yang tidak
akan di utak atik lagi jika tidak ditemukan bug yang terlalu besar.
Di
2011 Consumer
Electronics Show di Las Vegas, Microsoft mengumumkan
bahwa akan mensertakan dukungan untuk System-on-(a)-chip (SoC) dan mobile prosesor ARM di Windows 8.
Versi
32-bit Milestone 1, build 7850, dengan tanggal build 22 September 2010, telah
bocor ke BetaArchive, sebuah komunitas beta online, yang tidak lama kemudian
bocor untuk P2P / jaringan berbagi torrent pada 12 April 2011. Milestone 1
Mensertakan antarmuka 'ribbon' seperti yang dimiliki Microsoft Office 2010
untuk Windows Explorer, sebuah Pembaca PDF yang disebut Modern Reader, pembaharuan task manager yang disebut Modern Task Manager, dan ISO Mounting
bawaan.
Versi
32-bit Milestone 2, build 7955, dibocorkan ke BetaArchive pada 25 April 2011.
Fitur build ini adalah sebuah 'pattern login' baru dan seterusnya.
Versi
64-bit Milestone 3, build 7959, dibocorkan lagi ke BetaArchive pada 1 May 2011.
build ini dianggap penting sebagai bocoran publik pertama Windows Server 8,
serta build 64-Bit yang pertama kali bocor.
Pada
September 2011, Microsoft mengeluarkan 'Developer Preview' dari Windows 8
Pengembangan 8102 di //build/ Conference
Pada 29 Februari 2012, Microsoft Mengeluarkan versi 'Consumer
Preview' (sebutannya beta dari microsoft) dari Windows 8 build 8250. Perubahan
yang menonjol dari Developer Preview adalah salah satunya:
- Logo baru yang didesain oleh Pentagram, Sekarang Menggambarkan bentuk jendela asli sebagai ganti dari logo bendera berkibar dari windows terdahulu.
- Sekarang Tombol start sudah dihapus seluruhnya. microsoft menyebutkan bahwa 'ini saatnya menu start untuk pensiun dan digantikan oleh Start Screen' (banyak pro dan kontra dari konsumen dengan menolaknya penghapusan tombol start.)
- di versi ini sekarang penampilan Start Screen dapat diubah dari PC Settings seperti Tekstur dan Warnanya.
- Perubahan Nama dari Control Panel Menjadi PC Settings.
- dan lain lain
Pada 31 Mei 2012, Microsoft merilis versi 'Release Preview'
dari Windows 8 build 8400. Perubahan utama dari versi ini yaitu dukungan plug
in pada aplikasi IE 10 Windows 8 UI Style dan adanya 3 aplikasi baru Windows 8
UI Style: Sports, Travel, dan News.
Pada 26 Oktober 2012, Microsoft secara resmi merilis Windows
8 dalam acara di kota New York, Amerika Serikat.
FITUR
- Desain aplikasi Windows 8 UI, yang dapat dibuat dari bahasa pemograman apa saja, Seperti : HTML/CSS, JavaScript, C, C++, C#, dll.
- Hilangnya tombol Start (Disukseskan oleh Start Screen dan Charms)
- Kompatibel dengan Arsitektur Intel, AMD dan ARM (Khususnya Tablet)
- Kompatibel dengan Perangkat berspesifikasi rendah seperti Tablet, Laptop, Netbook, bahkan Smartphone
- Windows Portabel di USB (Windows To Go)
- Windows Explorer Sekarang Menggunakan Ribbon seperti Office 2010 & 2007 (Tombol menu file seperti Office 2010, tetapi interface menu file explorer seperti office 2007)
- Hybrid Boot, fitur untuk mempercepat waktu start-up dengan menyimpan memori inti Windows ke dalam hard disk dan me-load nya tiap booting.
- Fitur recovery baru, Refresh dan Reset. Refresh akan mengembalikan semua file Windows ke kondisi awal/default tanpa mengubah pengaturan, berkas, atau aplikasi Windows 8 UI. Reset akan mengembalikan komputer ke kondisi standar pabrikan.
- Rancangan baru dari Task Manager.
- Proses Aktifasi Yang Mudah
- dsb.